Sebagian diantara kita termasuk saya mungkin masih merasa asing atau bingung dengan Istilah "Cloud Computing". Pada bulan Juni 2009, penelitian dilakukan oleh VersionOne yg menemukan bahwa 41% profesional senior di bidang IT tidak tahu apa itu cloud computing dan dua pertiga dari profesional keuangan bingung dengan konsep tersebut. Jadi bukan hanya kita saja yang belum mengerti tentang "Cloud Computing"..hehe
Disini saya akan mencoba memaparkan penjelasan tentang "Cloud Computing" yang saya ambil dan rangkum dari beberapa sumber.
Cloud computing adalah teknologi yang menggunakan internet dan server pusat yang jauh untuk menjaga/mengelola data dan aplikasi. Cloud computing membantu konsumen dan pebisnis untuk menggunakan aplikasi tanpa melakukan instalasi, mengakses file pribadi mereka di komputer manapun dengan akses internet. Teknologi ini memungkinkan efisiensi lebih dengan memusatkan penyimpanan, memory, pemrosesan, dan bandwith.
Dengan penggunaan Cloud Computing maka komputer tidak perlu menggunakan suatu sistem operasi tertentu (Linux, Mac OS, Windows, dan lainnya), tidak membutuhkan hardisk dan tidak perlu instalasi software pada komputernya karena penggunaan semua hal ini telah ada pada layanan Cloud Computing. Penyimpanan data dilakukan di server “hardisk” dari penyedia layanan Cloud Computing, yang diperlukan untuk menggunakan Cloud Computing ini adalah sebuah komputer dan koneksi internet.
Biar lebih paham lagi tentang cloud computing itu sendiri, kita bisa bayangkan cloud computing itu seperti sebuah jaringan listrik. Jika kita butuh listrik, kita tidak harus punya pembangkit listrik. Kita hanya perlu menghubungi penyedia layanan listrik, yaitu PLN untuk menyambungkan rumah kita dengan jaringan listrik dan kita tinggal menikmatinya saja. Dan pembayaran kita lakukan sesuai dengan besaran pemakaiannya.
Namun tidak semua layanan yang ada di internet bisa dikategorikan sebagai Cloud Computing, setidaknya ada beberapa syarat yang harus dipenuhi :
- Layanan bersifat “On Demand”, pengguna dapat berlangganan hanya yang dia butuhkan saja, dan membayar hanya untuk yang mereka gunakan saja.
- Layanan bersifat elastis/scalable, di mana pengguna bisa menambah atau mengurangi jenis dan kapasitas layanan yang dia inginkan kapan saja dan sistem selalu bisa mengakomodasi perubahan tersebut.
- Layanan sepenuhnya dikelola oleh penyedia/provider, yang dibutuhkan oleh pengguna hanyalah komputer personal/notebook ditambah koneksi internet.

