Selasa, 16 April 2013

Resume Jurnal "Monitoring Corruption : Evidence from a Field Experiment in Indonesia"


pada postingan kali ini,,gue mau ngbahas hasil resume-an gue,,yaa meskipun acakadut dikit laah,,hehe :)





Korupsi adalah masalah yang signifikan di banyak negara berkembang. Dalam banyak kasus, korupsi bertindak seperti pajak, menambah biaya penyediaan layanan publik dan melakukan bisnis. Seringkali, meskipun, biaya efisiensi korupsi bisa jauh lebih buruk. Memang, telah menyarankan bahwa korupsi dapat menjadi kontributor utama terhadap tingkat pertumbuhan yang rendah di banyak negara berkembang.


Pada paper ini, penulis melakukan studi eksperimental pada 608 desa di Indonesia, dimana pada saat eksperimen ini dimulai, masing - masing desa tersebut sedang akan memulai pelaksanaan pembangunan jalan desa sebagai bagian dari proyek pembangunan nasional dalam skala desa. Pada awal eksperimen, beberapa desa diberitahu bahwa dalam pelaksanaan proyek pembangunan jalan di desa tersebut, sebelum proyek dimulai namun dana pembangunan sudah diterima, proyek mereka akan di audit oleh auditor dari pemerintah pusat. Hal ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar dampak pengamatan atau monitoring secara eksternal, dalam hal ini audit pemerintah pusat.

Bukti menunjukkan bahwa meningkatkan kemungkinan audit eksternal secara substansial mengurangi dana yang hilang dalam proyek. Secara khusus, meningkatkan kemungkinan bahwa sebuah desa telah di audit oleh lembaga audit yang dilakukan pemerintah pusat dari baseline 4 persen menjadi 100 persen mengurangi pengeluaran hilang dari 27,7 poin persentase menjadi 19,2 persen.

Pertama, hasil penelitian menunjukkan bahwa mengundang lebih banyak warga desa untuk pertemuan monitoring hanya mengurangi hilangnya pengeluaran tenaga kerja, dengan tidak berdampak pada bahan dan, sebagai akibatnya, berdampak kecil secara keseluruhan.

Kedua, hasil penelitian menunjukkan bahwa mengeluarkan bentuk komentar anonim ke desa mengurangi hilangnya pengeluaran hanya jika bentuk komentar dibagikan melalui sekolah-sekolah di desa, benar-benar melewati aparat desa yang mungkin telah terlibat dalam proyek ini.

Hasil dalam makalah ini merupakan hasil dari intervensi jangka pendek. Jika auditor yang mudah disuap, dari waktu ke waktu desa dapat mengembangkan hubungan ulangi dengan auditor yang dapat membuat menyuap auditor lebih mudah daripada dalam kasus satu-shot diperiksa di sini.

Bahkan untuk satu kali ini intervensi, hasil tertentu akan menjadi jelas hanya dengan waktu. Sebagai contoh, setelah beberapa tahun, maka akan jelas apakah peningkatan pengawasan yang dikenakan oleh audit mempengaruhi yang memilih untuk terlibat dalam manajemen proyek, dan apakah temuan audit negatif mempengaruhi probabilitas pemilihan aparat desa. Mengurangi korupsi juga dapat mengurangi pengeluaran kampanye untuk kantor desa, karena sewa dari mendapatkan posisi ini akan mengalami penurunan.

Efisiensi dampak dari pengurangan korupsi juga akan menjadi lebih jelas dengan waktu karena kita dapat mengamati perubahan dalam berapa lama jalan berlangsung. Memahami implikasi jangka panjang dari kebijakan anti korupsi tetap menjadi isu penting untuk penelitian masa depan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar